Showing posts with label UMUM. Show all posts
Showing posts with label UMUM. Show all posts

Media Sosial dan Eksistensi Karakteristik Masyarakat Bali

Teknologi berkembang dengan begitu pesat di jaman sekarang ini, khususnya dalam teknologi informasi dan komunikasi. Perkembangan ini berdampak secara langsung terhadap tatanan dan perilaku dari manusia, baik sebagai sarana informasi maupun sebagai sarana sosialisasi dan interaksi antar manusia.
Ilustrasi : Pengaruh Media Sosial (Gambar - IdeaImaji)

Sarana teknologi informasi ini bisa digunakan dan diakses oleh seluruh masyarakat dengan tidak membeda-bedakan kelas, ras, agama, dan antar golongan. Inilah kenapa media sosial kemudian disebut sebagai media interaksi tanpa batas.

Penggunaan media sosial memang tergantung pada kebutuhan si pengguna. Media sosial bernilai positif bila digunakan untuk menambah ilmu pengetahuan, sarana komunikasi dan promosi, serta meningkatkan kemampuan diri, Tetapi tidak jarang, media sosial juga digunakan untuk hal-hal berbau negatif seperti penyebar kebencian, penipuan, pembunuhan karakter serta pelecehan atas simbol-simbol agama dan negara.

Hal inilah yang kemudian menjadi tantangan bagi masyarakat Bali. Selama ini masyarakat Bali dikenal dengan kesantunan, pekerja keras dan ramah tamah. Namun, penggunaan media sosial justru menimbulkan pergeseran karakter masyarakat menjadi lebih “bebas” dan ekspresif.

Jejaring sosial mampu merubah peradaban manusia di saat ini, baik perubahan sosial politik dan budaya, bahkan perubahan kepada egoisme kepribadian manusia itu sendiri.
Masyarakat Bali kini dengan mudahnya mencaci maki, menghina dan menghakimi seseorang lewat media sosial. Tanpa menyadari akibat yang ditimbulkan. Pertanyaan pun muncul. Dimana letak keramahan, kesantunan dan etika sosial masyarakat Bali?

Untuk itu, sebaiknya masyarakat pengguna Media Sosial harus berhati-hati dalam menggunakan teknologi informasi yang telah berkembang dewasa ini, sehingga dampak negative harus dapat kita hindari dan dampak positif yang harus diberdayakan.

Mau tidak mau atau suka tidak suka, teknologi informasi Media Sosial ini sudah hadir dan ada di tengah-tengah masyarakat pengguna, hanya saja bagaimana kita bisa menyiasati dan memanfaatkan untuk kebaikan pengguna dalam memaanfaatkan teknologi informasi media sosial ini .

Ribut Soal Grab dan Uber, Momentum Perbaikan Tata Kelola Transportasi di Bali

Munculnya penolakan atas keberadaan Taxi Uber dan Grab Car khususnya di Bali, hingga akhirnya berujung pada demo besar-besaran supir taxi di Renon beberapa waktu lalu, hendaknya tidak dilihat dari perspektif yang sempit. Ada permasalahan kompleks yang harus diurai serta menjadi perhatian bagi pemerintah daerah Bali.

Kita tidak bisa menampik dengan perkembangan teknologi serta kemudahan yang ditawarkan. pun demikian dengan kebutuhan masyarakat kekinian yang menginginkan akses serba cepat dan instant. Terbukti bagaimana jasa online telah merambah berbagai bidang mulai dari perdagangan produk, pemesanan pesawat, hotel, kuliner, hingga jasa transportasi.

Peluang Emas Bagi Pengembang Aplikasi di Bali

Lomba Menulis Esai "Guruku, Inspirasi Masa Kini"

https://tautankata.files.wordpress.com/2015/11/essay-comp.jpg


KETENTUAN LOMBA
1. Tema : “GURUKU, INSPIRASI MASA KINI”

2. Peserta adalah pelajar dari SMA/ SMK sederajat (dibuktikan dengan kartu pelajar yang masih berlaku)

3. Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar, diketik di kertas A4, Font Times New Roman (12), 1,5 spasi, Format Justify Margin Atas : 4 cm, Kiri : 4 cm, Bawah : 3 cm, Kanan : 3 cm,
Khusus untuk judul naskah dengan format “Center”, Times New Roman (14)

4. Panjang naskah maksimal 5 halaman

5. Naskah merupakan karya asli, bukan terjemahan ataupun saduran dari karya orang lain.

6. Naskah belum pernah dipublikasikan baik di media cetak ataupun elektronik.

7. Hak cipta tetap pada penulis, sedangkan semua bentuk publikasi atas naskah menjadi hak Bali Youth Institute.

8. Peserta wajib mengisi formulir pendaftaran yang dapat diunduh http://tinyurl.com/formesaibyi2015, dan uang pendaftaran sebesar Rp. 15,000,- /naskah ditransfer melalui rek. BRI Cabang Gatot Subroto
No : 098501020872536, a.n. EDY MULYAWAN, atau peserta dapat mengambil langsung formulir dan membayar biaya pendaftaran di kasir Kedai Oneway yang beralamat di Jl. Ratna No. 56 Kota Denpasar (300m sebelah selatan Kampus IHDN Denpasar) *) mohon mengkonfirmasikan bukti transfer ke salah satu contact person dibawah via sms

9. Peserta dapat menyetor maks. 2 (dua) naskah,

10. Naskah dapat dikumpulkan mulai tanggal 1 November 2015 dan selambat-lambatnya pada tanggal 20 November 2015 via email : esaibyi2015@gmail.com atau dapat pula disetor langsung di Kedai Oneway

11. Peserta wajib “Like” Facebook Fanspage Bali Youth Institute dan Kedai One Way

12. 5 (lima) finalis akan dihubungi via telepon untuk jadwal penyerahan hadiah

13. Dewan Juri berasal dari Jurnalis, Bali Youth Institute dan Kedai Oneway

14. Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

15. Naskah yang tidak sesuai dengan ketentuan No. 3 dan 4 tidak akan memasuki tahap penilaian berikutnya.

16. Penilaian isi naskah meliputi :
a. Keselarasan isi dan tema
b. Tata bahasa dan kaidah baku penulisan
c. Orisinalitas
d. Kreatifitas pengembangan tulisan

17. HADIAH untuk para Juara :
JUARA I Uang Tunai Rp. 750.000,- Piagam dan Goodie Bag
JUARA II Uang Tunai Rp. 500.000,- Piagam dan Goodie Bag
Juara III Uang Tunai Rp. 250.000,- Piagam dan Goodie Bag

Harapan I & II Piagam dan Goodie Bag
Seluruh Peserta Piagam dan Voucher Diskon di Kedai Oneway

Internet Cepat, Profit Kudapat #GoForIt

Barangkali tidak berlebihan jika saya menyebut internet sebagai salah satu "kebutuhan pokok" bagi sebagian kalangan di dunia saat ini. Internet telah menjelma menjadi sebuah instrumen yang dibutuhkan tidak hanya sebagai sebuah teknologi tapi juga gaya hidup.

Perkembangan globalisasi sangat tercermin lewat jangkauan internet di suatu daerah. Jika dulu ada pepatah, “Buku adalah Jendela Dunia”, maka kini lewat akses internet kita bisa membuka separuh lebih isi dunia.Kebutuhan akan akses internet diwujudkan dalam berbagai aktivitas kehidupan masyarakat masa kini. Industri, Ekonomi, pendidikan, hubungan koneksi lewat sosial media dan kebutuhan lainnya membutuhkan akses internet yang memadai.

Meningkatnya junlah pengguna smartphone juga berjalan seiring dengan semakin menjamurnya penawaran akses internet cepat oleh hampir seluruh provider. Alhasil, animo masyarakat pun semakin tinggi untuk mencari akses data yang cepat dan dapat meningkatkan kebutuhan gaya hidup digital mereka.

Gaya hidup yang saya maksud meliputi penggunaan konten multimedia streaming, online games, cloud storage dan video conference yang notabene membutuhkan kecepatan data dan akses internet yang cepat dan stabil.

Internet Cepat, Profit Kudapat
Tidak hanya gaya hidup, saya juga meyakini bahwa akses internet yang semakin cepat, juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di suatu daerah. Apalagi saat ini, banyak aplikasi dan layanan bidang ekonomi yang menggunakan akses internet, seperti e-commerce, mobile trading, dll.

[caption id="attachment_998" align="alignnone" width="282"]????????????? Pergerakan harga yang fluktuaktif membutuhkan akses internet cepat [/caption]

Bagi saya sendiri yang merupakan seorang blogger dan trader forex, akses internet cepat dan stabil menjadi sebuah kebutuhan mendasar. Sebagai bayangan bagi para pembaca, bisnis forex adalah sebuah bisnis online secara realtime yang dalam beberapa kesempatan harus diakses melalui mobile broadband.

Dalam bisnis forex trading terjadi pergerakan harga yang sangat cepat dan fluktuatif. Kecepatan dan akses internet yang stabil sangat diperlukan dalam hal mengambil posisi maupun menutup transaksi. Yang terpenting adalah bagaimana akses internet mampu mendukung kinerja saya dimana pun dan kapan pun.

[caption id="attachment_999" align="alignnone" width="296"]????????????? Internet cepat, profit kudapat[/caption]

Saya tidak bisa membayangkan, bagaimana bila leletnya koneksi mengancam kelancaran transaksi yang saya lakukan. Terlebih dalam konteks bisnis, dimana segala sesuatu dinilai dengan untung atau rugi. Akses kita untuk mengetahui harga yang sedang running setiap waktu, juga harus didukung oleh stabilnya koneksi internet yang saya gunakan.

Harapan Besar pada Smartfren 4G LTE Advanced
Kecemasan saya tersebut pada akhirnya dijawab oleh Smartfren 4G LTE-Advanced. Sebagai salah satu provider pertama di dunia yang mengadopsi strategi teknologi yang lebih maju ke dalam jaringan mobile, rasanya tidak salah bila saya menaruh harapan besar terhadap produk terbaru Smartfren ini.

Perlu saya tekankan bahwa kecepatan bukan sesuatu yang harus menjadi patokan utama. Kecepatan memang perlu, tapi juga kestabilan jaringan serta keluasan jangkuan di wilayah Indonesia khususnya Bali. Saya pun berharap agar Smartfren mampu memberikan bukti nyata 4G LTE Advanced ini; sebuah akses internet yang cepat, stabil dan jangkauan luas.

hero-1

Berkaca pada pengalaman saya selama ini sudah mencoba hampir seluruh penyedia layanan internet di Indonesia. Harus diakui bahwa masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Ada yang cepat di akses, namun tidak stabil. Ada pula yang aksesnya stabil, namun masih lemah dalam jangkauan di wilayah-wilayah tertentu. Banyak kasus memang.

Menurut saya semua penyedia jaringan telekomunikasi di Indonesia harus mulai beralih menggunakan teknologi 4G LTE, sehingga akan terlihat suatu persaingan telekomunikasi yang lebih ketat. Alhasil pilihan pun akan jatuh kepada mereka yang mampu menyediakan layanan terbaik bagi para pelanggan. Tentu sekali lagi saya sebagai seorang forex trader berharap Smartfren mampu menjawab tantangan tersebut.

Dorong Penanganan Konflik dan Percepatan Mediasi : I Kadek Arimbawa Kunjungi Desa Balinuraga

Dukungan nyata diberikan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI terhadap masyarakat Bali yang menjadi korban konflik di Desa Banuraga, Lampung Selatan. I Kadek Arimbawa, sebagai senator dari Provinsi Bali berhasil menginisiasi anggota DPD RI untuk melaksanakan kunjungan dan memberi dukungan moril sekaligus ucapan bela sungkawa terhadap para korban.

Hari ini, Sabtu (3/11) I Kadek Arimbawa berangkat menuju Lampung bersama Dr. Budi Doku (Anggota DPD RI Perwakilan Gorontalo) dan H. Pardi, SH (Anggota DPD RI Perwakilan Jakarta). Selama kunjungan, ketiga senator tersebut akan didampingi oleh keempat Anggota DPD RI perwakilan Lampung. Adapun misi yang dibawa dalam kunjungan ini adalah mendorong pemerintah daerah, baik Bupati Lampung Selatan maupun Gubernur Lampung untuk penanganan konflik dan percepatan mediasi.

“Sebagai orang Bali saya sangat menyayangkan penyerangan ini. Kejadian ini adalah bukti Pemerintah daerah tidak tanggap terhadap situasi di masyarakat yang heterogen di Lampung.” ungkap Arimbawa. Senator asal Klungkung ini juga menyatakan kekecewaanya terhadap Presiden dan Pemerintah pusat yang tidak merespon secara serius permasalahan ini. Lampung sendiri merupakan salah satu daerah tujuan transmigrasi utama, dimana terdapat banyak warga Bali yang merantau dan kemudian berhasil secara ekonomi.

Lolak, sapaan akrab Arimbawa juga menghimbau masyarakat Bali untuk mengabaikan berbagai upaya provokasi yang berujung pada isu SARA. “Masyarakat Bali harus mampu memetakan konflik tersebut secara tegas, arif serta memperhatikan nilai kebhinekaan dan perdamaian.“ ujar Arimbawa.

Kadek melalui Yayasan Kesenian Bali, sudah menyusun kegiatan roadshow konser peduli Balinuraga di 9 Kabupaten/kota di Bali dalam seminggu kedepan. “Saya ingin melihat secara langsung kondisi di Lampung dan kemudian tindak lanjuti dengan kegiatan penggalian dana. Saya sangat optimis masyarakat Bali memiliki kepedulian terdapat saudara-saudara kita di Lampung. “ kata Pendiri Yayasan Kesenian Bali ini.

Explanation About DRUGS

http://www.youtube.com/watch?v=iuT6c4_tQOQ

Apa Kabar Tautan Kata?



Sudah hampir sebulan lebih, sejak tulisan terakhir itu dibuat. Blog pribadi yang seharusnya bisa diperbaharui secara berkala malah terbengkalai. Lebih buruk lagi TERLUPAKAN. hahaha. Kurang ajar memang si pemilik. Beruntung, kali ini dia coba bertobat dan menghidupkan kembali Tautan Kata. :D

Alasan sederhana sie harusnya bisa menjelaskan, kenapa blog ini akhirnya. PEKERJAAN. Saking sok sibuknya sang pemilik, mencari nafkah untuk menambah pundi-pundi rekening dan menebalkan dompet. Kesibukan sebagai orang lapangan akhirnya memang menyita waktu. Berangkat jam 8, pulang malam hari, bahkan subuh. Akses internet yang selama ini berlimpah pun, kini hanya terbatas lewat ponsel. Jelas, itu membuat enggan untuk membuka situs macam blog ini, sekalipun ini hanya blog gratisan. :p

Kalaupun sempat berselancar via laptop, paling hanya membuka jejaring sosial dan surat elektronik. (sebenarnya ini masih abu-abu antara malas dan gak ada ide nulis! :D) Menulis itu mudah, tapi lebih mudah kalau ada mood dan inspirasi. Intinya ya, jangan sampai kemalasan lebih mendominasi. Kalau sampai itu terjadi ya, beginilah jadinya. sama seperti sebulan kemarin.

Ini bisa jadi pengalaman buat empu-empu blog seluruh jagad raya, anda harus bertanggung jawab terhadap apa yang sudah anda lahirkan. ("emang apaan coba!"). Jadi mohon maaf saja bila blog ini jarang-jarang diperbaharui. Yang pasti, Tautan Kata tetap hidup dan berjaya. (nah loh!) :p

POLLING : Pilihan Masyarakat Untuk Figur Pemimpin Klungkung Periode 2013 – 2018

Berkaitan dengan survei pilihan masyarakat untuk figur pemimpin Klungkung Periode 2013 – 2018, Jurnal Demokrasi yang diterbitkan oleh NGO Rumah Rakyat Merdeka, bermaksud mengadakan survey pilihan masyarakat untuk figur pemimpin Klungkung Periode 2013 – 2018. Adapun hasil survey ini akan dimuat didalam Jurnal Demokrasi yang diterbitkan oleh NGO Rumah Rakyat Merdeka.

Maka dari itu dimohon kesediaan masyarakat Klungkung untuk dapat berpartisipasi dalam Polling singkat ini :

[polldaddy poll=6217729]

POLLING : Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Kinerja Pemerintah Kabupaten Klungkung

Berkaitan dengan survei tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah Kabupaten Klungkung periode 2008 – 2013, Jurnal Demokrasi yang diterbitkan oleh NGO Rumah Rakyat Merdeka, bermaksud mengadakan survey kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Klungkung periode 2008 – 2013. Adapun hasil survey ini akan dimuat didalam Jurnal Demokrasi yang diterbitkan oleh NGO Rumah Rakyat Merdeka.
Maka dari itu dimohon kesediaan masyarakat Klungkung untuk dapat berpartisipasi dalam Polling singkat ini :

[polldaddy poll=6217700]
[polldaddy poll=6217708]
[polldaddy poll=6217711]
[polldaddy poll=6217714]
[polldaddy poll=6217715]

Nyepi, Jangan Hanya Sekedar Sepi


Nyepi selalu menjadi sebuah hari sakral bagi umat Hindu, khususnya di Bali. Bagaimana tidak, Nyepi mampu menghentikan hampir seluruh aktivitas di pulau ini. Pertokoan, jalan, pasar, bahkan bandara sekelas Ngurah Rai pun dapat berhenti beroperasi dalam rangka perayaan Nyepi. Namun itukah esensi nyepi yang sesungguhnya?


Secara umum, umat hindu bisa saja berteori bahwa dalam perayaan Nyepi, akan ada Catur Brata Penyepian. Keempat Brata tersebut meliputi Amati karya (tidak bekerja), Amati Geni (tidak menyalakan api), Amati Lelungan (tidak bepergian) dan Amati Lelanguan (tidak bersenang-senang). Pertanyaannya, sudahkah itu diimplementasikan secara nyata?

Tulisan ini hanya sebuah otokritik bagi penulis, maupun umat hindu pada umumnya. Nyepi dari tahun ke tahun selalu sama. Kondisi lingkungan akan begitu lengang, dan hanya ada beberapa pecalang atau polisi yang berkeliling memantau situasi. Namun keadaan tersebut belum tentu menunjukkan bagaimana perayaan nyepi di rumah-rumah warga sesungguhnya.

Saya yakin masih ada beberapa keluarga yang masih belum terbiasa untuk memaknai catur brata penyepian. Dari pengalaman penulis, masih ada keluarga yang sibuk beraktifitas di dalam rumah, atau bahkan menghidupkan musik yang tanpa disadari dapat menggangu umat hindu lainnya. Beruntung sejak dua tahun terakhir, KPID Bali menghimbau stasiun televisi nasional untuk menghentika siaran di Bali, sehingga masyarakat Bali tetap tenang dalam perayaan hari Nyepi.

Tidak hanya itu, perilaku konsumtif masih tetap saja menjadi momok bagi perayaan brata penyepian, termasuk saya. Dalam hal ini penulis mengartikan konsumtif sebagai sebuah tindakan berfoya-foya. Ini tidak lepas dari kebiasaan dan faktor pola pikir keluarga masing-masing. Dengan dihadapkan pada berbagai jenis makanan pasca hari raya, sulit untuk membendung keinginan itu.


Bila harus diuraikan lebih mendalam, masih banyak kebiasaan keluarga yang belum menunjukkan makna nyepi yang sesungguhnya. Pada dasarnya nyepi atau sipeng adalah bentuk bersamadhi. Nyepi dimaknai dengan melihat diri dengan melepaskan segala sesuatu yang tidak baik dan memulai dengan hidup tenang, dengan melakukan upawasa (berpuasa), mona brata (brrata diam), dhyana (pemusatan pikiran) dan arcanam melakukan pemujaan terhadap Sanghyang Widhi)

Beranjak dari otokritik inilah, penulis ingin mengajak umat hindu untuk lebih peduli pada Nyepi itu sendiri. Jangan sampai akibat pembiaran yang terus-menerus terjadi, Nyepi semakin jauh dari esensi yang sesungguhnya. Ingat, Nyepi Tak Hanya Sekedar Sepi.. :)

Ibuku, Hidupku, dan Inspirasiku...

Ni Ketut Rasning. Sekitar 22 Tahun yang lalu aku dilahirkan dari rahimnya. Bahkan jauh sebelum itu, selama 9 bulan lamanya aku tenang dalam kandungannya. Aku takkan bisa merasakan bagaimana beliau melewati semua kesulitan itu. Aku hanya bisa mendengar semua cerita tentang perjalanannya merawatku saat aku kecil.

Saat beranjak dewasa, aku mulai memahami bagaimana kerasnya perjuangan Ibuku. Melewati hari-harinya sebagai seorang pedagang, ikut menafkahi keluarga dan membesarkan kedua anaknya. Subuh hingga siang hari dilewatinya dengan berjalan berkeliling di daerah Batubulan membawa sayur dan beberapa kebutuhan harian yang merupakan dagangannya. Aku teringat saat aku menempuh pendidikan dasar. Betapa ibanya aku saat itu, dengan badan berkeringat dan lapar yang masih bisa ditahannya, dia datang dengan senyum untuk menjemputku dari sekolah.

Saat ini pun rutinitasnya belum ingin ditinggalkanya, "memek sing bisa ngoyong jumah", ungkapnya sembari tersenyum tipis. Sesungguhnya aku tak tega. aku hanya bisa mengingatkan agar lebih berhati-hati dan tidak memaksakan untuk berjalan. Kondisi badan dan kakinya yang sudah tidak fit lagi membuatku sedikit khawatir saat beliau ada di jalan.

Tak hanya pengorbanan fisik, perhatian yang tak kalah luar biasa juga diberikannya untuk aku dan kakakku. Beliau menyiapakan makanan, memberi bekal sekolah, menanyakan keadaan dan sekolahku. Tak akan pernah terbalaskan oleh apapun. Pada akhirnya wisuda kemarin menjadi salah satu usahaku untuk "sedikit" membuatnya bangga. Beliau memang ingin melihat aku menyelesaikan kuliahku. Beliaulah motivasiku saat kemalasan mengganggu perjalananku selama di kampus.


Itulah ibuku, sosok yang penuh kerja keras, rendah hati, dan selalu mengalah demi keluarganya. Sosok yang begitu berjasa hingga aku bisa seperti ini. Hidupku adalah hasil perjuanganmu, dan itu telah menjadi inspirasi, bahwa aku harus bisa membahagiakanmu..

Selamat Hari Ibu...

Reiyukai, Spirit Of Friends

Sebuah hubungan yang harmonis adalah ketika kita peduli dan saling membantu, berbagi dan berkomunikasi untuk memecahkan masalah yang ada. Dan Reiyukai mengajakmu untuk MEMBIASAKAN itu..

Reiyukai 8th Branch - Indonesia

Reiyukai bukanlah suatu agama yang menjelaskan hubungan antara manusia dan Tuhan Pencipta-nya, namun suatu implementasi nyata ajaran hidup filosofi Buddha(kumpulan orang-orang /keluarga besar yang lebih mengutamakan hubungan antar manusia sebagai suatu the way of life menjadi peta/ pegangan saat ada masalah , ajaran intinya adalah bahwa kita akan berbahagia , bila kita bisa membahagiakan orang lain dengan cara melakukan perbuatan baik bersama, saling bantu dan bergotong royong dalam kehidupan sehari-hari.


Dan filosofi ini hanya bisa dialami sendiri bukan diajarkan/mengajarkan tapi dengan langsung mengalaminya sendiri akan merupakan guru yang terbaik.

Dalam keluarga Reiyukai akan saling menjadi mutual partnership dalam kehidupan nyata, karena masing-masing akan/telah mengalaminya sendiri.

Inti filosofi Reiyukai adalah :

1) Secara umum yang terjadi di dunia ini adalah menyalahkan dan meng-kritik orang lain, membenarkan diri sendiri, orang lain SALAH, dan sendiri BENAR. Dalam pelatihan Reiyukai akan mengenali karakter buruk dalam diri masing –masing dan berusaha merubahnya menjadi lebih baik. Kita tidak bisa merubah orang lain, tapi dengan mengubah diri sendiri, maka lingkungan di sekeliling pasti akan berubah , dan ini sudah pasti. Mungkin tidak secara instan, tapi perlahan dan pasti akan ada perubahan menuju ke arah yang baik.

2) Manusia masing-masing percaya pada Tuhannya(agamanya masing-masing), tidak dipungkiri masing-masing pribadi diciptakan oleh Tuhan dan lahir ke dunia ini dengan perantara orangtua/leluhur. Kita tidak bisa memilih orang tua kita, mereka juga tidak bisa memilih siapa yang akan menjadi anaknya, baik atau buruk, namun apa yang menjadi berkatNya haruslah kita syukuri, hormati dan dirawat baik-baik, demikian pula leluhur kita yang sudah tidak ada lagi di dunia ini, janganlah melupakan budinya. Ingatlah, tanpa mereka , kita tidak pernah ada di dunia ini.Tanpa ada rasa syukur pada leluhur dan orang tua kita, mustahil doa kita akan dikabulkan Nya.

3) Mengikuti agama sesuai dengan keyakinan masing-masing adalah suatu hak yang dimiliki oleh masing –masing manusia, namun karena suatu alasan agama lalu sampai ada perang tentunya ada yang salah dalam mengartikan/implementasi agama . Tuhan yang kita hormati tidak pernah mengajarkan hidup “berpusat pada diri sendiri”. Apalagi sampai merusak/menghancurkan orang lain sudah tentu ada yang salah. Agama apapun itu selalu mengajarkan kebahagiaan untuk semua orang, bukan untuk diri sendiri , pribadi maupun satu golongan, tapi hidup bersama secara damai . Pelaksanaannya seringkali berbeda, karena faktor egois mau menang sendiri dan pendidikan dalam masyarakat yang masih rendah kualitasnya . Sebagai seorang MANUSIA maka masing-masing pribadi dalam kehidupan masyarakat haruslah berusaha bersama, bersatu hati memperbaiki masyarakat dan akhirnya negara menjadi kuat dan baik.Melalui Reiyukai berlatih untuk mendahulukan kepentingan orang lain di atas diri sendiri.

4) Masing-masing orang punya kesempatan untuk merubah dirinya sendiri. Dengan tenaga dan energi yang ada masing-masing pribadi punya tanggung jawab dalam masyarakat ini. Hal-hal yang tidak kelihatan, setelah mengikuti program pelatihan filosofi Reiyukai ini akan terlihat. Misalnya bila kita melihat sebuah botol dengan kasat mata dari berbagai sudut pandang , maka terlihat berbagai macam bentuk. Namun dengan belajar filosofi Reiyukai, lama kelamaan kita terlatih untuk melihat segala sesuatunya dengan mata hati tanpa perlu memperdebatkannya lagi. Contoh dalam implementasi kehidupan sehari-hari , bila kita melihat keburukan orang lain, janganlah ikut-ikutan untuk membicarakan keburukannya, tapi lihatlah berbagai kemungkinan tentang orang itu. Karena kita semua mempunyai berbagai karakter yang berbeda, kapasitas dan talenta masing-masing tidak sama satu dengan lainnya. Bila kita saling bersatu, maka akan seperti karakter “orang” dalam huruf kanji Jepang/China “hito”, bila satu garis dihilangkan, maka tidak akan ada artinya, sebagai manusia makhluk sosial haruslah saling topang menopang bantu membantu, manusia tidak bisa hidup sendiri.

5) Percaya hubungan sebab akibat, bila kita berbuat jahat, pastinya perbuatan itu akan kembali pada kita sendiri. Siapa yang menabur , dia akan menuainya. Juga dengan berusaha membantu menyelesaikan masalah orang lain, maka kita sudah menyelesaikan masalah diri sendiri.

6) Menyebarkan filosofi Reiyukai ke seluruh dunia. Sehingga hubungan manusia di dunia ini akan menjadi lebih baik lagi dengan meng-implementasikan filosofi ini dalam kehidupan sehari-hari.

7) Melakukan Michibiku , perekrutan member. Memperlakukan member sebagai cermin diri dan turut berbagi dalam pengembangan diri member. "member" yang kita bimbing dapat dianalogikan sebagai "anak" yang kita bantu, tentu hanya dapat dilakukan setelah kita bisa mengendalikan dan merubah diri kita sendiri.

8) Melakukan sembahyang pribadi setiap hari pada leluhur untuk kebaikan dunia.

9) Melakukan pelatihan, naik gunung Shichimenzan= gunung 7 rupa di Shizuoka (ketinggian 1900 meter) sambil mengucapkan mantra /okyo= Namu Myo Horenge Kyo, menginap di vihara Nichiren dan berdoa Mantra Sutra dan bersama seluruh peserta di sana.

Satu hal terpenting dari Reiyukai adalah mewujudkan kedamaian dunia. Sebuah kedamaian yang hanya bisa diperoleh dari hubungan harmonis antar manusia. Mari Berteman, Peduli, berbagi.

sebagian besar materi dikutip dari Dong Mon Berbagi Cerita.

Mana Lebih Baik, Alfred Riedl atau Wim Rijsbergen?

Keduanya adalah pelatih asing. Keduanya juga belum pernah memberi tropi bagi Indonesia.
Tapi dari segi kemampuan meracik tim, siapa yang lebih baik??

Di bawah ini adalah perbandingan, bagaimana pola permainan Timnas Indonesia saat dilatih oleh Alfred Riedl (Piala AFF 2010) dan Wim Rijsbergen pada Pra Piala Dunia 2014. Mana yang lebih baik?

Indonesia VS Filiphina, AFF Cup 2010
[youtube http://www.youtube.com/watch?v=pRnJmHjUP4E&w=420&h=345]

Indonesia Vs Turkmenistan, Pra Piala Dunia 2014,
[youtube http://www.youtube.com/watch?v=4loEvhqyaFA&w=420&h=345]

Mengganti Nama Alamat Subdomain (gratis) Wordpress Ternyata Tak Sulit

Pengalaman ini mungkin juga pernah dialami oleh beberapa teman blogger. Cukup susah untuk mencari nama subdomain yang unik dan sesuai keinginan. Bagi saya sendiri, ide untuk mengganti nama subdomain wordpress sebenarnya untuk mempermudah orang lain mengingat. Maklum saat pertama kali belajar membuat blog, nama subdomain yang saya gunakan dulu agak rumit. Walaupun gratisan, tetap saja kita ingin membuat konsep blog yang unik dan mudah diingat. Kalo sudah konsepnya jelas, tentu kita akan semangat menulis. Bukan begitu?

Banyaknya Nama Subdomain Wordpress yang Terlantar.
Nah..kadang kala nama yang kita pikirkan mungkin saja sudah digunakan oleh blogger lain. Yah bahasa singkatnya, "siapa cepat, dia dapat". Kalau domain itu memang aktif dan digunakan secara berkelanjutkan alias rajin diperbaharui oleh sih tidak apa-apa. Yang membuat saya beberapa kali kecewa, ya karena ada beberapa nama subdomain unik yang sempat nyangkut dipikiran, tapi justru sudah "diterlantarkan" oleh sang pemilik.

Kalau dihitung-hitung, mungkin ada lebih dari sepuluh subdomain yang saya coba dan hanya berisi satu dua tulisan. Padahal nama itu mudah untuk diingat. Tapi mau bagaimana lagi. Toh saya tidak bisa berbuat banyak untuk itu. Apalagi subdomain gratis yang disediakan wordpress tidak mengenal batas kadaluarsa alias "never expire". Akhirnya, saya memilih untuk mencoba dan terus mencoba beberapa nama lain yang tersedia. Banyak bersabar dan terus mencari... paling tidak dituntut kreativitas dan imajinasi teman-teman untuk mencari nama subdomain yang beda dari yang lain, namun mudah untuk diingat.

Saya sempat beberapa bulan vakum dan jarang memperbaharui tulisan di blog. Entah karena bosan atau memang tidak ada inspirasi untuk menulis. Sempat terlintas keinginan untuk membuat blog baru dengan konsep yang berbeda. Tapi memang dasar saya yang kurang teliti. Saat hendak menutup blog ini, saya justru diberi pilihan untuk benar-benar menutup (baca : menghapus) blog atau hanya sekedar mengganti nama subdomain."Lah kenapa tidak dari tadi!" (mengerutu sendiri campur senang ditambah semangat!)
kemudian saya ikuti tahapan untuk mengganti nama subdomain blog :

* login ke admin wordpress
* buka dasbor, pilih blog ku
* klik pilihan "change blog address"
* ketikkan nama subdomain baru yang akan digunakan
* isi tanda centang pada kotak yang menunjukkan bahwa anda benar-benar ingin merubah nama subdomain
* nama subdomain anda telah terganti.

atau untuk lebih lengkapnya anda bisa mengikuti tutorial yang sudah disediakan oleh wordpress.
Mengganti nama alamat subdomain gratis wordpress

Akhirnya saya hanya mengikuti pilihan untuk mengganti nama subdomain baru dengan catatan subdomain lama sudah tidak bisa digunakan lagi. Tak apalah, saya anggap blog ini lahir kembali...

Tantangan Untuk PSSI 1 Pasca KLB

Djohar Arifin Husein akhirnya resmi menjadi Ketua Umum PSSI 2011-2015. Dalam Kongres Luar Biasa PSSI yang diadakan di Solo pada Sabtu, 9 Juli 2011. Djohar diberi amanat untuk menjadi PSSI 1 dan berdampingan dengan Farid Rahman sebagai Wakil Ketua Umum. Selain pasangan tersebut, Kongres Luar Biasa PSSI juga berhasil menentukan 9 nama anggota Komite Eksekutif PSSI, yaitu A Nyalla M Mattalitti, Mawardy Nurdin, Roberto Rhouw, Tuti Dau, Widodo Santoso, Sihar Sitorus, Erwin Dwi Budiawan, Tony Apriani dan Bob Hippy.



Keberhasilan Komite Normalisasi melaksanakan KLB bisa dikatakan sebagai babak baru persepakbolaan Indonesia. Maklum, sebelumnya KN sudah dua kali gagal melaksanakan Kongres, yakni di Riau dan Jakarta. Kini tugas berat sudah menanti Djohar sebagai Ketum PSSI yang baru. Banyak ekspetasi yang ditujukan kepadanya, terutama soal prestasi timnas yang memang sudah sangat dirindukan para pecinta sepak bola tanah air.

SEA Games menjadi ujian pertama Djohar untuk membuktikan kapasitasnya memimpin PSSI. Dalam hitungan bulan, Indonesia akan menjadi tuan rumah perhelatan olahraga se Asia tenggara itu. Jelas, Publik tidak ingin kembali dibawa pada memori Piala AFF Desember 2010 lalu. Selain itu, Ajang Pra Kualifikasi Piala Dunia melawan Turkmenistan pada 23 dan 28 Juli.juga menjadi tantangan jangka pendek bagi PSSI mengingat adanya kesulitan pendanaan bagi para punggawa timnas.

Tugas berat ini sebenarnya tidak hanya Djohar Arifin, selaku ketua umum. Namun Dhojar memiliki kewenangan untuk menyusun dan menentukan kebijakan internal PSSI, tidak hanya di tingkat pusat, tapi juga daerah. Masih banyak permasalahan organisasi PSSI di daerah yang mayoritas akibat adanya kepengurusan ganda, kurang transparannya pengelolaan klub, serta pembinaan suporter. Reformasi PSSI menjadi acuan bagi Djohar untuk memperbaiki manajemen organisasi sepak bola tersebut.

Beberapa hal lain yang juga menjadi tantangan bagi kepengurusan PSSI yang baru adalah pembinaan pemain muda, peningkatan infrastruktur, pengelolaan keuangan klub tanpa APBD, sitem kompetisi dan dilema Liga Primer Indonesia (LPI). Bagaimana Pak Djohar? Sudah siap untuk menjawab semua tantangan tersebut?

Jangan Kecewa Kawan!


Wajah pemain timnas yang kecewa setelah gagal menjadi juara AFF 2010
(Foto : Getty Images)


Beberapa waktu yang lalu, ketika euphoria dan antusiasme masyarakat sedang tinggi-tingginya pada timnas, saya sempat menuliskan bagaimana kira-kira akhir perjuangan timnas pada piala AFF tahun ini. Mencetak sejarah atau mengulangi kegagalan. Kemaren malam semuanya terjawab. Indonesia memang berhasil mencetak sejarah. 4 kali mencapai final, namun tak pernah mengangkat trofi.

Kekecewaan tampak di wajah para punggawa timnas usai gagal merebut piala AFF tahun ini. Meski hanya menyaksikan lewat layar kaca, dapat dirasakan bagaimana perasaan para pemain kemarin malam, bahkan Irfan Bachdim, salah satu pemain muda timnas,tidak dapat menahan kekecewaanya ketika ia keluar digantikan oleh Bambang Pamungkas.. Begitu pula dengan jutaan pasang mata yang mungkin hanya bisa terdiam saat perjuangan tim Garuda yang berakhir antiklimaks. Perkasa saat penyisihan, namun terluka di puncak.

Untuk kesekian kalinya, kita memang harus belajar. Di saat pemain, pelatih dan official tim sudah menunjukkan penampilan dan kerjasama yang baik, gangguan justru datang dari luar tim. Perlu digaris bawahi bahwa ekspose media yang terlalu berlebihan telah memberi dampak yang sangat berpengaruh bagi konsentrasi tim. membangun kebanggaan tak salah, namun ada baiknya dilakukan seperlunya dan tidak berlebihan.
Politisasi? Entahlah.

Bila sudah demikian, tidak perlu lagi ada saling menyalahkan. Toh kita juga mesti berterimakasih pada media yang sudah menyebarkan "virus" timnas pada seluruh lapisan masyarakat hingga akhirnya memunculkan ekspetasi tinggi pada timnas untuk menjadi juara. Pemain pun tidak patut dikambing hitamkan. Secara umum, seluruh pemain telah berusaha menunjukkan penampilan terbaiknya.

Apresiasi tetap harus ditujukan pada pemain timnas yang sudah berjuang hingga akhir. Mungkin kita memang belum beruntung. Harapan itu masih harus tetap dijaga. Apalagi dalam perhelatan piala AFF kemarin, beberapa bintang muda sudah menunjukkan sedikit sinarnya, sebut saja Arif Suyono, M. NAsuha, Zulkifli, Ahmad Bustomi dan beberapa nama lain yang akan semakin matang kelak.

PSSI pun harus berbenah, evaluasi menyeluruh harus segera dilakukan. Jangan hanya berbangga bisa mengumpulkan uang sekian milyar dari hasil penjualan tiket. Sudah saatnya PSSI menunjukkan profesionalisme sebagai lembaga yang menangani persepakbolaan Indonesia. PSSI sudah begitu banyak mendapat pelajaran selama ini, yang kurang hanyalah prestasi. Jadi, Jangan Kecewa Kawan, masih ada Sea Games tahun depan, dan disanalah Garuda harus mengapakkan sayapnya yang sempat patah oleh "laser" Negeri Jiran. Maju Garudaku, meski Malaysia mendapat trofi AFF, yakinlah bahwa Indonesia juara sejati dalam hal sportivitas.

AHMI Tolak Remisi Bagi Koruptor dan Teroris

SekelompokPemuda yang tergabung dalam Aliansi Hindu Muda Indonesia (AHMI) siang tadi (25/8) mengadakan aksi demonstrasi menolak pemberian remisi dan grasi terhadap teroris dan koruptor, bertempat di Bundaran Catur Muka, Denpasar, Bali. Aksi yang berlangsung selama hampir dua jam ini cukup menyita perhatian para penguna jalan yang melewati lokasi tersebut.



Para peserta aksi yang berjumlah sekitar 120 orang menggunakan pakaian putih hitam serta membawa atribut bendera merah putih ini, secara tegas menyampaikan penolakan mereka terhadap remisi dan grasi bagi para koruptor serta teroris. Selain itu, dalam pernyataan sikapnya, AHMI juga mengingatkan pemerintah tentang supremasi hukum dan keadilan bagi masyarakat umum. Adapun Pernyataan sikap yang diserukan oleh AHMI adalah sebagai berikut:

1.Menolak segala bentuk remisi yang diberikan pemerintah Indonesia kepada narapidana teroris dan koruptor
2.Mengingatkan kepada seluruh aparat pemerintahan termasuk masyarakat bahwa teroris dan koruptor begitu merugikan bangsa Indonesia baik dari segi materi, mental, bahkan nyawa.
3.Mengingatkan kepada masyarakat bahwa tidak sedikit dari penderitaan masyarakat disegala bidang merupakan dampak dari kerugian akibat tindak terorisme dan korupsi oknum –oknum pejabat yang tidak bertanggung jawab.
4.Menyerukan kepada seluruh warga NKRI bahwa Negara Indonesia adalah Negara yang berkedaulatan hukum dan berlandaskan Pancasila, mari kita tegakkan hukum dan laksanakan butir – butir Pancasila sebagai kesepakatn umum bangsa Indonesia terutama sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
5.Menuntut konsistensi pemerintah dalam penegakan hukum dan menagih janji – janji kampanye para pemimpin baik eksekutif maupun legislatif Negara Indonesia dalam menindak tegas teroris dan koruptor
6.Mengucapkan terima kasih kepada KPK dan Densus 88 Republik Indonesia yang telah menunjukkan kinerjanya dalam menggungkap dan menangkap koruptor dan teroris, namun jangan sampai di belakang publik malah memanfaatkan situasi untuk kepentingan yang bukan kepentingan bersama seluruh masyarakat Indonesia.
7.Menyerukan bahwa Bung Karno memerdekakan Indonesia pada tanggal 17 Agustus bukan untuk diperingati sebagai hari pemberian remisi kepada para penghianat bangsa.

Selain menyampaikan orasi secara bergantian, aksi ini juga diisi teatrikal menceritakan pemerintah yang seolah – olah melindungi koruptor. Menurut Korlap aksi, I Ketut Wilantara, aksi ini semata-mata untuk mengingatkan pemerintah agar tidak mudah memberikan remisi maupun grasi kepada para narapidana terutama koruptor dan teroris. “Perlu ada kajian lebih mendalam terhadap aturan perundang-undangan terkait syarat pemberian remisi dan grasi bagi narapidana kejahatan terorisme dan korupsi”, ungkapnya.

Salah satu orator, Pangestu, dalam orasinya menyatakan bahwa perlu ada transparansi mengenai pemberian remisi dan grasi bagi terpidana korupsi dan terorisme sehingga dapat menghindarkan adanya kepentingan politis dalam pemberian grasi maupun remisi. “Pemerintah jangan mudah untuk menggunakan alasan kemanusiaan saat membebaskan teroris, karena masyarakat umum juga memiliki hak kemanusiaan yang harus dibela dan diberikan secara adil”

Dalam aksi simpatik tersebut, terlihat beberapa satuan pengaman dari SAMAPTA Polda Bali yang berjaga – jaga disekitar lokasi. Bahkan beberapa masyarakat yang melewati lokasi aksi sempat memekikkan kata “Merdeka” sebagai wujud dukungan terhadap aksi yang dilakukan. Pada pukul 16.00 Wita, aksi kemudian ditutup dengan mengelilingi Patung Catur Muka sambil menyanyikan beberapa lagu Nasional. (idh).

3rd WORKSHOP YOUTH CHALLANGES AND EMPOWERMENT : Acara buat para pemudayang Indonesia bangetzzz...

Salam Indonesia...(^_^)../
Hm...mungkin tulisan kali ini tidak seberat seperti yang sudah-sudah...
yups..tulisan ini hanya untuk menggambarkan sedikit pengalaman yang sudah daku dapatkan setelah mengikuti workshop pemuda yang diadakan oleh Yayasan Anand Ashram bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi Bali...bagaimana sejarah itu tercipta?? cekidot....


Pagi itu, 12 Agustus 2010...
Hujan sudah membasahi seputaran kota Denpasar sejak dini hari. Hujan itu masih berlangsung saat waktu sudah menunjukkan pukul 8.00, ketika aku sudah harus bersiap untuk meluncur ke tempat tujuanku..Gedung Nari Graha, Renon. Hari itu memang hari yang sengaja daku luangkan. Setelah mendapat undangan dari panitia, tidak butuh lama bagiku untuk mengatakan 'Iya,daku akan hadir". (meski harus melawan hujan badai sekalipun.lebay mode :on)

cerita pun berlanjut ketika daku harus benar-benar melawan hujan untuk sampai disana. Dengan sepatu yang akhirnya sedikit basah daku beranjak perlahan menuju meja registrasi. Ternyata disana juga sudah ada teman satu kampus yang mengikuti acara itu. Beruntung, tidak ada antrean padat saat itu, dan kurang dari lima menit, daku pun berhasil mendapatkan sebuah T-Shirt dan satu buku Anand Krishna.
Setelah mengganti baju, daku masuk ke dalam gedung tempat acara berlangsung. Belum terlalu banyak memang. Sekilas daku meilihat acara ini didominasi anak - anak SMA. ku tau itu lewat celana dan rok abu-abu yang mereka kenakan. Ternyata dugaanku tidak cukup tepat. setelah acara dimulai dan diikuti beberapa sambutan dari Kepala bidang Pendidikan Pemuda dan Olahraga, serta Direktur yayasan anand asrham daku baru sadar ternyata ada pula beberapa anak kuliahan yang datang kesana...



acara workshop sendiri berlangsung SANGAT MENARIK...selain materi yang santai dari ketiga narasumber yaitu mbak cica, Bli EDY (untung bukan Edy Mulyawan..hehe), serta latihan taruna yoga dari mbak Debie Sutopo, acara itu diselingi dengan beberapa lagu yang dibawakan oleh beberapa vokalis manis di atas panggung..(beruntung saat itu daku duduk di depan jadi tidak sedikit pun ada rasa ngantuk, apalagi ketika melihat manisnya wajah-wajah para penyanyi tadi..wkwkw)... Lebih tidak ngantuk laghi ketika daku bersama peserta lain disuguhi kue nagasari dan makan siang .meski sederhana..tapi cukup mengusir rasa lapar yang sempat menggangguku saat latihan yoga berlangsung..wkwkw



saat sesi diskusi, tidak banyak pertanyaan yang diajukan para peserta "hanya" tujuh (hm..tujuh bukannya sudah banyak ya? kok pake "hanya"..wkkww). bli Edy pun mengatakan bahwa beberapa pertanyaan dari peserta wayah (berat : bahasa bali-red). dan cukup beruntung daku bisa menjadi salah satu dari tujuh orang tadi. Meski tidak berlangsung lama workshop pun akhirnya ditutup dengan acara foto bersama seluruh peserta...hm...kok cepet banget ya rasanya???



Yups..meskipun terasa cepat, acara 3rd WORKSHOP YOUTH CHALLANGES AND EMPOWERMENT benar-benar manjadi sebuah acara yang cukup berkesan bagiku. Selain karena ada banyaknya perserta yang menghadiri acara ini, ada banyak pengalaman menarik yang daku dapatkan. Daku bisa lebih mengenali diri sendiri, menumbuhkan motivasi dan percaya diri dan yang pasti menambah kecintaanku terhadap INDONESIA.. apalagi dalam beberapa kesempatan sebelumnya daku juga sudah pernah bertemu dengan beberapa panitia workshop yang membuatku semakin menikmati acara ini.
Daku belum tau bagaimana kesan peserta lain mengenai acara ini, namun yang pasti acara ini benar-benar berguna untuk para pemuda dan tentunya INDONESIA bangetzz...
Terima kasih untuk Bapak Anand Krishna dan Teman-teman lain yang sudah memberi kesempatan kami untuk jadi bagian dari acara ini. semoga akan ada acara serupa di waktu mendatang sehingga lebih banyak pemuda yang sadar dengan potensinya dan bisa memberdayakan dirinya untuk memajukan INDONESIA...(^_^)..
Sekian,,,terima kasih,,,
SALAM INDONESIA...

Pemindahan Ibukota Indonesia: Kapan dan Dimana?

Pemindahan Ibukota sebenarnya bukan merupakan hal yang baru di dunia internasional. Beberapa negara seperti Amerika Serikat pernah memindahkan ibukota mereka dari New York ke Washington DC. Begitu pula dengan Australia yang memindahkan ibukota dari Sidney ke Canberra, Jepang dari Kyoto ke Tokyo, Jerman dari Bonn ke Berlin, serta Brazil yang memindahkan ibukotanya dari Rio de Janeiro ke Brasilia. Pada era Soekarno, Indonesia pun pernah melakukan pemindahan ibukota dari Jakarta ke Yogyakarta dan Bukit Tinggi.

Pentingnya memindahkan Ibukota Indonesia.
Dengan melihat keadaan kota Jakarta sekarang, sudah sewajarnya masyarakat Indonesia berpikir realistis terhadap wacana ini. Pemindahan ibukota dari Jakarta ke kota lain bukanlah yang yang tidak mungkin dilakukan, apalagi melihat perkembangan kota Jakarta dalam beberapa tahun ke depan. Masalah urbanisasi, kemacetan lalu lintas, ancaman bencana alam, serta hal lain yang membuat permasalahan di Jakarta semakin kompleks. Saat ini saja jumlah penduduk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi diperkirakan lebih dari 23 juta jiwa. Belum lagi ditambah dengan arus kendaraan yang menuju kota Jakarta yang bisa saja membuat Jakarta "lumpuh" dalam beberapa tahun kedepan.

Wacana pemindahan ibukota hendaknya diikuti dengan pengkajian secara mendalam. Jangan sampai pilihan untuk memindahan ibukota justru terkesan meninggalkan Jakarta dengan masalahnya, melainkan bagaimana pemindahan Ibukota Indonesia mampu mendorong adanya pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia. Pemerataan yang dimaksud dapat berupa penyebaran pusat kegiatan di daerah - daerah tertentu. Sebagai contoh, Jakarta tetap dioptimalkan sebagai pusat ekonomi dan bisnis mengingat fasilitas fisik yang sudah sangat memadai. Jogjakarta dapat dijadikan sebagai kota Pendidikan, Daerah Sumatera sebagai daerah berbasis Pertanian, Bandung sebagai kota hiburan, Bali, Bangka Belitung dan Manado sebagai kota Pariwisata, Papua sebagai kota Tambang, Sulawesi dan Maluku sebagai kota berbasis Kelautan dan sebagainya. Dengan adanya kebijakan tersebut maka niscaya pembangunan Indonesia akan menjadi lebih merata.

Kapan Pemindahan Ibukota bisa terwujud?
Ketika sudah ada komitmen dan visi yang jelas, maka Indonesia sudah bisa menentukan kapan pemindahan ibukota bisa terwujud. Sebagai contoh, Negara tetangga Malaysia membutuhkan waktu kurang lebih 10 tahun untuk memindahkan ibukotanya dari Kuala Lumpur ke Putra Jaya. Bagaimana dengan Indonesia? Apabila Pemerintah memang serius untuk memindahkan ibukota negara dari Jakarta ke daerah lain, maka perlu dibuat suatu rencana stategis secara bertahap mulai dari tahap pemetaan, pengaturan tata ruang, pembangunan, serta proses pemindahan itu sendiri. Setiap tahap dapat dilakukan dalam kurun waktu 2-5 tahun jika memang dibutuhkan. Tidak hanya itu, pemerintah juga harus melihat "kantong" alias dana pendukung proses pemindahan ibukota. Jangan sampai keinginan ini terbengkalai akibat kurangnya pengkajian di bidang pendanaan,apalagi proses pemindahan akan dilakukan dalam periode kepemimpinan yang berbeda (2014 sudah ada pemilu berikutnya). Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Achmad Nurmandi mengungkapkan biaya untuk membangun Palangakaraya menjadi kota yang siap menjadi pusat pemerintahan dengan menyediakan berbagai infrastruktur baik bangunan maupun jalan diperkirakan mencapai Rp100 triliun. (erabaru.net - 4 Agustus 2010)

Dimana tempat yang Stategis untuk Ibukota negara?
Beberapa daerah masuk dalam "nominasi" calon Ibukota pengganti Jakarta. Berbagai faktor penguat pun diutarakan untuk memantapkan pilihan tersebut. Daerah apa saja yang dimaksud??
1. Palangkaraya
Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, potensial dijadikan ibu kota Indonesia karena dari sisi geopolitik, geologi, dan geografis cukup strategis.secara geografis posisi Palangkaraya tepat berada di tengah Indonesia dan memiliki kondisi geologi yang relatif aman dari bencana alam. Palangkaraya cenderung aman dari gempa dan banjir dibandingkan kota lain. Dalam era pemerintahan SOEKARNO, juga pernah ada wacana untuk memindahkan ibukota Indonesia ke Palangkaraya. Secara Umum, Luas pulau Kalimantan adalah 540.000 km2 dengan jumlah penduduk hanya 12 juta jiwa. Pulau Kalimantan jauh lebih luas dibanding pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi dan jumlah penduduknya justru paling sedikit. Di pulau Kalimantan juga tidak ada gunung berapi dan merupakan pulau yang teraman dari gempa. Sementara di pesisir Kalimantan Tengah yang berbatasan dengan Laut Jawa juga ombak relatif tenang dan aman dari Tsunami. Ini cocok untuk jadi tempat ibukota Indonesia yang baru. Satu- satunya kendala terhadap daerah ini adalah kesiapan penduduk lokal. Kesiapan SDM sudah harus dirintis sejak tahap pembangunan sampai akhirnya ibukota benar-benar di pindahkan ke daerah tersebut.

2. Pontianak dan Banjarmasin.
Pontianak dan Banjarmasin merupakan dua kota yang juga di berada di Pulau Kalimantan, yang bisa dijadikan alternatif ibukota. Teguh Juwarno, Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat, menyatakan Banjarmasin, Kalimantan Selatan, lebih cocok. Menurut politisi Partai Amanat Nasional itu, Banjarmasin lebih berada di tengah dan lebih siap infrastrukturnya dibanding Palangkaraya. sedangkan anggota Komisi II dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Aria Bima, menyatakan Pontianak sebagai pilihannya. "Saya sih berharap pindah ke Pontianak,” kata Bima. “Letak Pontianak itu kan pas tengah dan pusatnya Indonesia. Saya kira yang seperti sentral Jakarta dan pakubuminya, ya di Pontianak itu,” kata Aria Bima.(vivanews.com-29 Juli 2010)

3. Jonggol
Pada Era Soeharto, sudah muncul ide untuk memindahkan Ibukota ke JOnggol. Jonggol merupakan kota yang terletak di wilayah Kabupaten Bogor. Pilihan terhadap kawasan Jonggol atau Sentul karena pengembangan fungsi kawasan tersebut sebagai kawasan perkantoran pemerintahan pusat masih bisa dilakukan dengan dukungan yang cukup dari kondisi lingkungan, dan masih mudah melakukan perencanaan dan pengendalian faktor-faktor sosial, ekonomi dan politik. Kawasan Jonggol masih memiliki lahan kosong yang cukup luas sehingga memberi kemudahan untuk penataan. Disamping itu, kawasan tersebut sudah memiliki inftrastruktur dasar untuk dikembangkan dan dihubungkan dengan beberapa daerah inti di sekitarnya, seperti Bekasi, Bogor dan Jakarta sendiri. Sementara jika pilihan dijatuhkan ke kawasan Sentul, masalahnya adalah lahannya yang agak terbatas sehingga kurang leluasa membuat perencanaan untuk menjadikannya sebagai kawasan pusat pemerintahan, Namun dengan prinsip efisiensi ruang melalui metode optimalisasi ruang vertikal, kawasan Sentul masih mungkin dijadikan alternatif untuk Kawasan Perkantoran Pemerintahan Pusat. Untuk menjadikan kawasan ini menjadi Kawasan Perkantoran Pemerintahan Pusat, kebetulan pengembangan fungsi tersebut didukung oleh faktor-faktor sosial, politik, dan ekonomi. Kawasan tersebut dekat dengan Kota Bogor yang termasuk salah satu kota yang banyak menyimpan sejarah dari masa ke masa, termasuk di masa globalisasi ekonomi ini dengan diselenggarakannya pertemuan Kepala Negara-Negara APEC pertengahan Nopember 1994. Dengan status sebagai kota bersejarah, perubahan status Bogor menjadi pusat pemerintahan tidak perlu menimbulkan shock dalam proses komunikasi di masyarakat, dalam hubungan pemerintahan maupun dengan pihak luar.(forum.detik.com)

Indonesia masih memiliki banyak kesempatan untuk mengkaji daerah mana yang cocok, stategis, dan layak untuk dijadikan ibukota. Apalagi Tim Visi Indonesia sendiri masih membuka ruang bagi masyarakat yang ingin mengajukan daerah - daerah tertentu di Indonesia sebagai ibukota negara. Semua itu hanyalah masalah pilihan. Penyebutan satu atau dua kota sebagai contoh, hanya hendak menunjukkan bagaimana luasnya Indonesia. Indonesia bukanlah Jakarta, Indonesia Bukanlah Bali, Bukan pula Palangkaraya. Indonesia tetaplah Indonesia yang memiliki berbagai potensi untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. termasuk untuk pemilihan ibukota negara.

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | Macys Printable Coupons